PDIP akan Panggil Ganjar Terkait Pernyataan Siap Nyapres -->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

PDIP akan Panggil Ganjar Terkait Pernyataan Siap Nyapres

Monday, October 24, 2022 | October 24, 2022 WIB | 0 Views Last Updated 2022-10-24T00:06:37Z

LEBSI NEWS - JAKARTA - Sekretaris Jenderal DPP PDI-P Hasto Kristiyanto mengatakan, PDI-P akan memanggil Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo atas pernyataannya siap maju sebagai calon presiden atau capres di Pipres 2024.

Pemanggilan itu dilakukan untuk meminta klarifikasi Ganjar Pranowo atas pernyataannya. "Ya, kita tunggu saja momentumnya," kata Hasto, sapaannya, di GBK Arena, Jakarta, Minggu (23/10/2022).

"Pak Ganjar pun akan kami lakukan klarifikasi terkait pernyataannya," imbuh Hasto.

Ia mengatakan, pemanggilan itu bukan tanpa alasan karena PDI-P hingga kini masih fokus membantu masyarakat. Menurutnya, PDI-P belum memprioritaskan pencapresan untuk Pemilu 2024 dan hal itu nantinya diumumkan oleh Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri.

"PDI-P makin menguat dalam bergerak ke bawah untuk nyatu dengan kekuatan rakyat. Masalah capres ya belum dilakukan pengumuman oleh Bu Mega," ujar Hasto.

Selain itu, Hasto mengatakan PDI-P juga akan menegakkan disiplin organisasi terhadap Ketua DPC PDI-P Solo FX Hadi Rudyatmo alias Rudy. Hal itu dilakukan setelah Rudy kedapatan mendukung Ganjar yang menyatakan siap maju sebagai capres 2024.

Baca juga : Dukung Ganjar Nyapres, FX Hadi Rudyatmo Siap Dipecat PDI Perjuangan
"Kami melakukan hal yang sama karena hukum harus berkeadilan di PDI-P sehingga Pak Rudy pun juga akan kami tegakkan disiplin organisasi," tutur Hasto.

Sebelumnya, Rudy juga sudah dimintai klarifikasi oleh Bidang Kehormatan DPP PDI-P. Untuk diketahui, Ganjar Pranowo sudah menyatakan kesanggupannya jika diusung PDI-P sebagai capres.

"Ketika partai kemudian sudah membahas secara keseluruhan dan dia akan mencari anak-anak bangsa yang menurut mereka terbaik, menurut saya, semua orang musti siap akan hal itu," kata Ganjar, dikutip dari Youtube BeritaSatu, Selasa (18/10/2022).

Meski begitu, Ganjar mengaku tetap menghormati etika politik di internal PDI-P di mana mekanisme pengumuman capres dilakukan oleh Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri. Namun Ganjar menilai, hasil survei juga mesti dilihat partai dalam mengusung capres maupun cawapres atau calon wakil presiden. I law

Iklan

×
Berita Terbaru Update
close