Muncul Narasi Baru Soal Gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia, Gegara Stadion Gak Layak? -->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Muncul Narasi Baru Soal Gagalnya Piala Dunia U-20 di Indonesia, Gegara Stadion Gak Layak?

Saturday, April 1, 2023 | April 01, 2023 WIB | 0 Views Last Updated 2023-04-01T08:09:21Z







FIFA membatalkan status Indonesia menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 dengan
tetap berkomitmen mendukung pemerintah yang tengah menjalani proses
transformasi sepakbola Tanah Air menyusul tragedi Kanjuruhan yang terjadi
pada Oktober 2022. Sementara itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyebut
kalau penolakan timnas Israel dipandang FIFA sebagai bentuk intervensi
pemerintah.




Dua penyebab itu disimpulkan masyarakat Indonesia menjadi penyebab FIFA
membatalkan status tuan rumah Indonesia. Namun, ada narasi anyar yang
beredar di media sosial mengenai penyebab gagalnya Indonesia gelar Piala
Dunia U-20.




Penyebab yang dimaksud ialah ketidaksiapan pemerintah dalam menggelar Piala
Dunia U-20.




Hal tersebut diunggah oleh sebuah akun Twitter. Akun tersebut memperlihatkan
tangkap layar percakapan WA yang tengah membicarakan soal polemik Piala
Dunia U-20.




"Fakta sebenarnya kenapa FIFA batalin piala dunia U-20 yang terutama bukan
karena Israel," kata pemilik akun Twitter @kafiradikalis yang dikutip Sabtu
(1/4/2023).




Dalam percakapan itu dikatakan kalau belum semua stadion siap digunakan
untuk Piala Dunia U-20. Dari enam stadion yang disiapkan, baru dua stadion
yang sudah lolos inspeksi FIFA.




Selain itu, terdapat masalah jaminan keamanan apabila timnas Israel bermain
di Indonesia.


Sebelumnya, Erick Thohir kini menjawab rasa penasaran masyarakat terkait
dengan alasan FIFA mencabut keikutsertaan sekaligus status tuan rumah
Indonesia dalam Piala Dunia U-20 2023.




Adapun FIFA sempat mencabut status tuan rumah Indonesia pada Rabu
(29/3/2023) usai Presiden FIFA Gianni Infantino bertemu Erick di Doha,
Qatar.




Erick juga menyebutkan bahwa Infantino menyurati Presiden RI Joko Widodo
alias Jokowi terkait alasan mengapa pihaknya mendepak Indonesia.




FIFA tengah siapkan sanksi untuk Indonesia




Isi surat tersebut juga menyebut disinyalir bahwa FIFA tengah menyiapkan
sanksi untuk Indonesia.




"Karena dari FIFA tentu mengharapkan hal ini tidak terjadi. Kalau dilihat
dari suratnya jelas bahwa FIFA mempelajari dan mempertimbangkan sanksi untuk
Indonesia," kata Erick Tohir dalam keterangan resminya di Istana Negara,
Jumat (31/3/2023).




FIFA ragukan kapasitas keamanan Indonesia sebagai penyelenggara




Salah satu alasan FIFA mendepak Indonesia dari perhelatan bergengsi tersebut
adalah perihal keamanan.




“Host contract sebagai negara dan host city contract yang sudah
ditandatangani, kita (seharusnya telah) menjamin keamanan salah satunya.
Tentu ini yang menjadi pertimbangan FIFA,” jelas Erick.




FIFA menilai bahwa Indonesia belum siap dalam segi keamanan untuk mewadahi
Piala Dunia U-20 2023.




“Kalau secara fasilitas, FIFA sudah bicara sebelumnya belum siap atas
bantuan pemerintah pusat kita mempersiapkan itu sehingga bisa qualified,”
lanjutnya.



Ada intervensi pemerintah




FIFA juga mengkhawatirkan banyaknya intervensi pemerintah dalam perhelatan
ini sehingga menjadi salah satu pertimbangan untuk mencabut status Indonesia
sebagai tuan rumah.




"Tentu dengan segala keberatan yang sudah disampaikan tentu FIFA melihat ini
sebuah intervensi. Banyak sekali FIFA menghukum kalau ada intervensi
government," sesal sang Menteri BUMN.



Indonesia perlu berbenah




Erick juga menyebut FIFA masih melihat Indonesia perlu berbenah melalui
transformasi besar-besaran.




"Kalau di surat, saya pengertiannya di situ FIFA bicara transformasi lagi,"
kata Erick.




FIFA memeriksa kondisi sarana dan prasarana




Erick mengungkap bahwa FIFA juga melakukan pengecekan terhadap sarana dan
prasarana guna mendukung ajang bergengsi ini.




"Kenapa juga FIFA mengecek lapangan yang enam dipakai ini sesuai dengan
standar atau tidak juga karena itu. Jadi, memang security (pengamanan) dan
safety (keamanan) menjadi penting. Kita sebagai host country juga security
dan safety menjadi penting," kata Erick.




Erick berusaha agar Indonesia tak disanksi




Terkait dengan sanksi, Erick kini tengah berusaha agar Indonesia tak
disanksi berkat polemik yang terjadi.




Jikalau ada sanksi, maka Erick berharap sanksi yang diberikan tak begitu
berat.




"Sanksi terberat, ya kita tidak bisa ikut kompetisi secara maksimal di
seluruh dunia sebagai timnas ataupun sebagai klub," beber Erick.




Sumber:
suara


Foto: Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, memeluk penyerang Timnas Indonesia
U-20, Hokky Caraka, di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi
(Instagram/@erickthohir)


Iklan

×
Berita Terbaru Update
close