Banyak yang penasaran dengan potret Irenne Ghea, penyanyi dangdut yang
baru-baru ini mengungkapkan pengalaman traumatisnya saat menjadi bintang
tamu di acara komunitas motor CB Nganjuk pada Minggu (15/12/2024). Kejadian
tersebut dimulai saat Irenne tiba di lokasi acara. Mobil yang ditumpanginya
dikeroyok oleh sejumlah oknum peserta CB tanpa adanya pengamanan dari
panitia.
Irenne yang merasa terancam sempat merekam suasana pengeroyokan tersebut.
Tampak jelas bahwa mobilnya diguncang, ditendang, bahkan dipukuli. Beberapa
orang bahkan mengancam akan membakar mobilnya, sementara panitia yang
seharusnya mengamankan situasi justru tidak terlihat memberikan bantuan.
Melalui akun Instagramnya, Irenne mengungkapkan rasa kecewanya. Ia merasa
sangat terkejut dan merasa tidak dihargai, karena tujuannya datang ke acara
tersebut adalah untuk menghibur, bukan menjadi sasaran tindakan anarkis.
“Setidaknya jangan anarkis sampai mobilku dan mobil teman-temanku dirusak.
Kami niatnya ingin menghibur kalian, kenapa malah seperti tidak dihargai,”
tulisnya dalam unggahan tersebut.
Ia juga mengungkapkan bahwa ia sempat terjebak dalam kerumunan massa yang
membuatnya sulit menuju venue panggung, sehingga akhirnya tidak bisa tampil.
Konteks: pic.twitter.com/nHVhTW3ngQ
— Kegoblogan.Unfaedah (@kegblgnunfaedh) December 15, 2024
Usai kejadian tersebut viral, publik pun penasaran dengan sosok dan potret
Irenne Ghea. Berikut informasi selengkapnya.
Memiliki Darah Blasteran
Irenne Ghea merupakan penyanyi dangdut asal Blitar, Jawa Timur, mulai
dikenal luas di industri musik Indonesia. Lahir pada 5 Desember 1998, Irenne
merupakan sosok yang memiliki darah blasteran yang kaya, dengan ayah
keturunan Pakistan-Jawa Tengah dan ibu keturunan Belanda-Tunisia.
Menekuni Dunia Musik Sejak Kecil
Karier musik Irenne dimulai sejak kecil. Ia mengawali perjalanan di dunia
musik dengan mengikuti berbagai kompetisi menyanyi, salah satunya
memenangkan Juara 3 Lomba Campursari tingkat SMA se-Jawa Timur. Meskipun
sempat berkarier sebagai sinden dalam pertunjukan wayang, Irenne memutuskan
untuk beralih ke musik dangdut, yang dinilai lebih sesuai dengan gaya
hidupnya.
Memiliki Vokal yang Khas
Debutnya sebagai penyanyi dangdut dimulai dengan merilis lagu berjudul
"Maksa-Maksa" pada 2018. Lagu ini sukses menarik perhatian banyak penggemar
dangdut di Jawa Timur. Sejak itu, Irenne terus merilis lagu-lagu hits
lainnya, seperti "Kidung Wahyu Kolosebo", "Kita Tak Mungkin Bersama", dan
yang terbaru, "Ditinggal Pas Sayang-sayange".
Dengan karakter suara yang khas dan penampilan yang sederhana namun anggun,
Irenne menjadi salah satu penyanyi dangdut yang paling digemari.
Pernah Menikah dan Memiliki Seorang Putri
Meski masih muda, Irenne Ghea sempat menikah dengan Noval KDI pada tahun
2021. Sayangnya, pernikahan mereka hanya bertahan selama 2,5 tahun. Dari
pernikahan tersebut, Irenne dikaruniai seorang putri bernama Aileen, yang
kini tinggal bersamanya.
Menggeluti Bisnis Kecantikan
Selain berkarier di dunia musik, Irenne Ghea juga memiliki beberapa bisnis
di bidang kecantikan. Ia adalah pemilik Leensta Whitening Official dan juga
menjadi Brand Ambassador untuk klinik kecantikan Dermaster. Keberhasilannya
dalam menjalankan bisnis ini menunjukkan bahwa Irenne bukan hanya berbakat
dalam bernyanyi, tetapi juga memiliki kemampuan di dunia usaha.
Insiden Pengeroyokan Mobil di Acara CB Nganjuk
Setelah kejadian tersebut, Irenne Ghea menunjukkan sikap yang bijaksana.
Panitia dari acara tersebut akhirnya mendatangi Irenne dan meminta maaf atas
insiden yang terjadi. Irenne menerima permintaan maaf tersebut dengan lapang
dada. Ia bahkan mencium tangan panitia sebagai tanda penghormatan.
Sumber:
suara
Foto: Irenne Ghea (Instagram/irenneghea__reall)

